Pemkab SBD Gandeng PT Sumba Dikira Rafting, Bupati Ratu Wulla Sebut Terobosan Wisata Pertama di Sumba dan NTT

  • Bagikan
Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla bersama jajaran Pemkab SBD menjajal langsung wahana arung jeram di Desa Dikira, Kecamatan Wewewa Timur, Jumat, 1 Mei 2026.
Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla bersama jajaran Pemkab SBD menjajal langsung wahana arung jeram di Desa Dikira, Kecamatan Wewewa Timur, Jumat, 1 Mei 2026. (Facebook/Kominfo Sumba Barat Daya)
WhatsApp Channel Banner

Menurut Ratu Wulla, kehadiran wisata rafting di Desa Dikira menjadi terobosan besar dalam pengembangan pariwisata di Sumba Barat Daya.

Ia menilai, destinasi wisata arung jeram ini tidak hanya akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Sumba, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Anggota DPR RI Umbu Rudi Kabunang Dorong Kuda Tanpa Pelana Masuk PON: Ini Jalan Sumba Raih 10 Emas

“Kami berharap ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ratu Wulla mengajak masyarakat Desa Dikira untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sungai yang menjadi lokasi utama wisata arung jeram.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga sungai ini agar tetap lestari. Jika lingkungan terjaga dengan baik, maka akan semakin banyak pengunjung yang datang,” lanjutnya.

Baca Juga: ‘Lu Kenal Veronica Ko?’ Ini Lirik Lengkap Lagu Veronika Om Storm yang Ramai di TikTok!

Usai kegiatan arung jeram, penandatanganan MoU antara Pemkab SBD dan PT Sumba Dikira Rafting resmi dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan potensi wisata alam lainnya di SBD, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi unggulan di NTT.***

Terima kasih 🙏 Anda akan diarahkan ke DANA
  • Bagikan