“Saya minta para guru untuk selalu disiplin. Guru harus menjadi teladan, bukan sebaliknya,” tegasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten SBD berencana menerapkan sistem absensi berbasis fingerprint di seluruh sekolah.
“Kita akan terapkan fingerprint di sekolah-sekolah, seperti di kantor pemerintah daerah,” katanya.
Baca Juga: Anggota DPR RI Umbu Rudi Kabunang Dorong Kuda Tanpa Pelana Masuk PON: Ini Jalan Sumba Raih 10 Emas
Menurutnya, langkah ini penting untuk meningkatkan kedisiplinan sekaligus kualitas pendidikan di daerah.
Ratu Wulla juga mengingatkan tantangan besar ke depan, khususnya dalam menghadapi bonus demografi 2045.
“Kita harus menyiapkan generasi yang unggul dan berkualitas. Peran guru sangat menentukan masa depan daerah ini,” tambahnya.
Penyerahan SK kepada 1.554 guru PPPK ini diharapkan menjadi titik awal peningkatan kualitas pendidikan di SBD, sekaligus memacu para guru untuk bekerja lebih profesional dan berdedikasi.***






