Dalam kesempatan tersebut, Menkes turut didampingi Gubernur NTT Melki Laka Lena, Bupati SBD Ratu Ngadu Bonnu Wulla, Wakil Bupati SBD Dominikus Alphawan Rangga Kaka, Wakil Ketua DPRD SBD Thomas Tanggu Dendo dan Yus Bora, serta Sekretaris Daerah SBD Etmundus N. Nau.
Baca Juga: Dendam Berujung Maut! Ayah dan Balita di Sumba Tengah Tewas, Polisi Bekuk Pelaku di Persembunyian
Turut hadir pula Direktur RSUD Reda Bolo, dr. Evi Marpaung, yang mendampingi peninjauan fasilitas rumah sakit.
Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas pembangunan RSUD Reda Bolo yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
“Selama ini banyak pasien harus dirujuk ke luar daerah seperti Waingapu, Bali, hingga Surabaya. Kami berharap rumah sakit ini segera beroperasi agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan lebih dekat,” ujarnya.
Baca Juga: Resmi Dilantik! Bupati Sumba Barat Daya Pegang Jabatan Strategis di Aspeksindo
Senada dengan itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena juga mengapresiasi komitmen pemerintah pusat dalam menghadirkan fasilitas kesehatan di wilayah NTT.
Menurutnya, pembangunan RSUD Reda Bolo menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.
Dengan kesiapan infrastruktur yang hampir rampung dan dukungan berbagai pihak, RSUD Reda Bolo diharapkan segera beroperasi dan menjadi pusat layanan kesehatan representatif bagi masyarakat Sumba Barat Daya dan sekitarnya.***






