Bupati Sumba Tengah Luncurkan Program Revolusioner, Warga Miskin Dapat Kambing, Bebek, Lele dan Kebun!

  • Bagikan
Bupati Sumba Tengah Luncurkan Program Revolusioner, Warga Miskin Dapat Kambing, Bebek, Lele dan Kebun!. (Tenaers/Maksi Tena)
Bupati Sumba Tengah Luncurkan Program Revolusioner, Warga Miskin Dapat Kambing, Bebek, Lele dan Kebun!. (Tenaers/Maksi Tena)
WhatsApp Channel Banner

TENAERS – Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah meluncurkan program inovatif yang digadang-gadang menjadi senjata baru dalam percepatan penanggulangan kemiskinan.

Program ini diberi nama Pekarangan Pro Oli Mila Model (PK-POM Model), dan resmi dilaunching Bupati Paulus S. K. Limu di Desa Mbilur Pangadu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Selasa, 30 September 2025.

Program ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan model pemberdayaan masyarakat yang mendorong setiap keluarga miskin untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka.

Baca Juga:Tak Sesuai Harapan, 7 Tenaga Kesehatan Tolak SK PPPK Meski Sudah Lulus

Setiap rumah tangga penerima manfaat akan mendapatkan 3 ekor kambing, 10 ekor bebek, satu kolam ikan dengan benih lele, serta lahan hortikultura seluas dua are untuk menanam sayuran, tomat, cabai, dan buah-buahan.

ā€œPK-POM Model lahir dari ide dan pemikiran bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah. Tujuannya jelas, agar masyarakat bisa mandiri, tidak hanya bergantung pada bansos. Dari pekarangan sendiri, kebutuhan gizi bisa terpenuhi sekaligus menjadi sumber pendapatan keluarga,ā€ tegas Bupati Paulus.

Target program ini terbilang ambisius: 10.000 kepala keluarga miskin di Sumba Tengah bakal menjadi penerima manfaat hingga tahun 2030.

Baca Juga:Formasi CPNS 2025 Hanya Angan-Angan? Ini Alasan Mengapa Rekrutmen Bisa Ditunda ke 2026

Pada tahap awal 2025, pemerintah menyiapkan 14 rumah percontohan sebagai model, lalu diperluas menjadi 2.000 keluarga setiap tahun.

  • Bagikan