TENAERS – Sebuah gereja di Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dulunya hanya berdindingkan gedek dari anyaman bambu, kini berubah menjadi bangunan permanen yang hampir rampung setelah melalui proses pembangunan sejak 2019.
Menjelang Natal 2025, Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Sobawawi Cabang Ledi Watu kembali mendapat dukungan berupa bantuan dari Yayasan BRIKasih dan tim BRI Cabang Waikabubak.
Ketua Pelaksana Yayasan BRIKasih, Anugro Joko Lestariyo, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian karyawan Kristiani BRI yang dihimpun dalam wadah Yayasan BRIKasih.
Baca Juga: Rumah Ibu Muslim Jadi Tempat Misa, BRIKasih Turun Tangan Bantu Gereja Katolik St Paulus Sodan
“Katolik maupun Protestan membentuk wadah yaitu Yayasan BRIKasih, yang mana teman-teman yang Kristen memberikan bantuan kepada gereja di seluruh Indonesia,” kata Anugro, Senin, 1 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa meski nilai bantuan tidak besar, namun diharapkan mampu mempercepat proses penyelesaian pembangunan gereja yang telah berjalan bertahun-tahun tersebut.
“Meski bantuan tidak seberapa, tapi semoga dapat membantu dalam kelancaran pembangunan gedung gereja,” ujarnya.
Baca Juga: BRI Waikabubak Beri Tas dan Alat Tulis untuk Peserta Khitanan Massal di Kodim 1613 Sumba Barat
Anugro menjelaskan bahwa BRIKasih merupakan kepanjangan tangan dari Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI dalam menyalurkan kegiatan sosial, kemanusiaan, dan keagamaan.
“Pengurus PKK di kanwil dan kantor cabang juga merupakan kepanjangan tangan Yayasan di daerah. Dengan demikian tidak akan ada dualisme antara PKK dan Yayasan BRIKasih,” tambahnya.






