Datang Bersama Putrinya ke Natal MKAG, Pesan Gubernur NTB Ini Bikin Haru Ribuan Umat Kristiani

  • Bagikan
Pose bersama usai Natal bersama
Pose bersama usai Natal bersama. (Tenaers/Dok. Istimewa)
WhatsApp Channel Banner

TENAERS — Tepuk tangan bergema di Auditorium Yusuf Abubakar Universitas Mataram, Senin, 29 Desember 2025, saat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Muhamad Iqbal melangkah masuk ke ruang perayaan Natal bersama Musyawarah Kerja Sama Antar Gereja (MKAG) Provinsi NTB.

Ia tidak datang sendiri. Di sampingnya, sang putri berjalan tenang, menjadi simbol yang seolah menyatu dengan tema Natal tahun ini: Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.

Momen sederhana itu meninggalkan kesan mendalam bagi lebih dari 2.000 umat Kristiani yang memadati auditorium.

Baca Juga: Sumba Timur di Papan Tengah NTT: Kemiskinan Turun, Tapi 1 dari 4 Warga Masih Hidup Sulit

Bagi banyak hadirin, kehadiran gubernur bersama anaknya bukan sekadar formalitas kenegaraan, melainkan pesan sunyi tentang arti keluarga, kebersamaan, dan keteladanan.

Dalam sambutannya, Muhamad Iqbal berbicara tentang NTB dengan nada reflektif.

Ia menyebut provinsi yang dipimpinnya sebagai rumah besar dengan banyak perbedaan, namun justru di situlah letak kekayaannya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Toko, NTT Mart Jadi Pusat Transaksi UMKM SBD, ASN Wajib Belanja Produk Lokal

“Salah satu kekayaan NTB yang luar biasa adalah kerukunan dalam perbedaan,” ujar Iqbal.

Baginya, keberagaman agama, suku, dan budaya bukan alasan untuk saling mencurigai, melainkan fondasi untuk membangun masa depan bersama.

Iqbal mengingatkan bahwa membangun bangsa tidak bisa dilepaskan dari kekuatan keluarga.

Baca Juga: NTT Mart Diresmikan, UMKM Sumba Barat Dapat Pasar Baru, Ini Pesan Tegas Gubernur NTT

Dari keluargalah, kata dia, nilai toleransi, saling menghormati, dan kasih sayang ditanamkan sejak dini.

Ia pun menyinggung perayaan ulang tahun Provinsi NTB yang pernah digelar di Praya, Lombok Tengah, dengan menampilkan orkestra dari umat Kristiani sebuah penegasan bahwa ruang-ruang publik di NTB terbuka bagi semua.

Natal bersama MKAG NTB sendiri telah menjadi agenda tahunan. Perayaan diawali dengan ibadah Oikumene, ibadah Natal gabungan yang mempertemukan gereja-gereja Protestan dan Katolik di NTB.

Baca Juga: Dari Aceh hingga Papua, Cuma NTT yang Sehebat Ini: 3.432 Gereja Katolik Berdiri Megah!

Seusai ibadah, suasana berubah menjadi perayaan yang hangat, dipenuhi puji-pujian dan pertunjukan seni.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Zamroni Azis, dalam sambutannya mengajak umat Kristiani untuk terus merawat kebanggaan sebagai warga NTB.

  • Bagikan