TENAERS — Kepala Desa Kadu Eta, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), Pati Nundu, menegaskan komitmennya terhadap transparansi dalam setiap program pembangunan desa, termasuk proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Hal itu ia sampaikan pada Rabu, 4 Februari 2025.
Menurut Pati Nundu, setiap pekerjaan yang bersumber dari program pemerintah harus diketahui secara terbuka oleh masyarakat agar tidak menimbulkan kecurigaan.
“Nanti kalau sudah mulai pekerjaan, sebagai kepala wilayah saya akan minta pasang plang pekerjaan, mulai dari jumlah anggaran hingga waktu pekerjaannya, sehingga masyarakat tahu,” kata Pati Nundu.
Ia menegaskan, proyek tanpa keterbukaan informasi hanya akan menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Ia mengibaratkan proyek tanpa transparansi seperti “kucing dalam karung”.
Selain memastikan transparansi, Pati Nundu juga mengaku akan melakukan pengawasan rutin terhadap jalannya proyek di desanya.
Ia berencana menugaskan dua orang setiap hari untuk melakukan kontrol lapangan sekaligus mendokumentasikan progres pekerjaan.
Baca Juga: Larangan Seolah Tak Berlaku! Pasir Laut Dipakai untuk Bangunan Koperasi Program Nasional di SBD
“Setiap hari nanti ada dua orang yang kontrol untuk ambil dokumentasi sebagai bukti pemerintah desa mengawal program pusat yang masuk desa,” ujarnya.
Terkait pembangunan KDMP, Pati Nundu menyebut lahan untuk pembangunan koperasi tersebut telah tersedia dan merupakan hibah dari dirinya pribadi.






