Jangan Pegang Behel Motor Matic Saat Bonceng, Ini Alasannya!

  • Bagikan
Sering Salah Kaprah! Ini Kegunaan Behel Motor Matic yang Benar.
Sering Salah Kaprah! Ini Kegunaan Behel Motor Matic yang Benar. (Tenaers/Yanto Tena)
WhatsApp Channel Banner

TENAERS – Behel di bagian belakang motor matic sering dianggap sebagai pegangan bagi pembonceng saat berkendara.

Banyak orang yang terbiasa berpegangan pada bagian ini untuk menjaga keseimbangan.

Namun, ternyata behel motor memiliki fungsi yang berbeda dan sebaiknya tidak digunakan untuk pegangan saat perjalanan.

Dalam posisi berkendara, pembonceng disarankan untuk menghadap ke depan dengan posisi tangan berada di paha atau memegang pinggang pengendara.

Berpegangan pada behel belakang justru bisa mengganggu keseimbangan motor karena membuat tubuh pembonceng tidak menyatu dengan pengendara.

Hal ini berisiko mengurangi stabilitas dan kenyamanan selama perjalanan.

Saat motor melaju, terutama dalam kecepatan tinggi, behel tidak dirancang untuk menahan tarikan atau tekanan dari tangan pembonceng.

Jika digunakan sebagai pegangan, motor bisa kehilangan keseimbangan dan pengendara kesulitan mengontrol manuver.

Oleh karena itu, posisi tangan pembonceng sebaiknya tetap stabil di bagian tubuh sendiri atau pengendara.

Behel pada motor matic sebenarnya memiliki fungsi utama dalam membantu pengendara saat parkir.

Komponen ini memudahkan pengendara untuk menggeser atau mengangkat bagian belakang motor ketika ingin menata posisi kendaraan di tempat parkir.

Ini sangat berguna, terutama di area parkir yang sempit atau saat motor perlu dimundurkan dengan bantuan tangan.

Seiring perkembangan desain motor, beberapa model terbaru bahkan mulai menghilangkan behel belakang.

Hal ini menyesuaikan dengan tren desain yang lebih minimalis dan aerodinamis.

  • Bagikan