TENAERS — Paus Fransiskus mengajak umat Katolik untuk melepaskan segala beban dan keterikatan duniawi yang dapat menghalangi kedekatan dengan Tuhan.
Pesan tersebut disampaikan melalui teks katekese yang telah disiapkan untuk Audiensi Umum mingguan pada Rabu, 26 Maret 2025, meskipun Paus masih menjalani masa pemulihan pasca dirawat di rumah sakit.
Dalam katekese yang dirilis oleh Kantor Pers Takhta Suci, Paus Fransiskus menekankan bahwa hanya dengan hati yang ringan dan terbuka, manusia dapat merasakan damai dan sukacita sejati yang datang dari kasih Tuhan yang tanpa syarat.
Baca Juga: Paus Fransiskus: Tuhan Masuk Lewat Luka Kita, Bukan Setelah Kita Sembuh
“Untuk mengalami kasih Tuhan sepenuhnya, kita harus melepaskan semua hal yang membebani hati kita,” tulis Paus dalam teks tersebut seperti dikuti Tenaers.com dari Vatican News, Rabu, 9 April 2025.
Refleksi dari Injil Markus
Paus Fransiskus mengangkat kisah orang kaya dalam Injil Markus 10:17–22 sebagai cerminan dari kehidupan manusia masa kini.
Dalam perikop itu, seorang pria kaya bertanya kepada Yesus tentang bagaimana memperoleh hidup yang kekal.
Baca Juga: Paus Fransiskus Ajak Dunia Rasakan Cinta dan Perdamaian Tuhan
Namun, ketika diminta untuk menjual semua miliknya dan mengikut Yesus, pria itu pergi dengan sedih.
Menurut Paus, kisah ini menunjukkan bahwa keterikatan pada harta dan beban hidup dapat menjauhkan seseorang dari panggilan sejati untuk mengikuti Tuhan.






