TENAERS – Banyak pengguna smartphone masih beranggapan bahwa baterai harus diisi penuh hingga 100 persen agar performanya maksimal. Tapi ternyata, kebiasaan tersebut justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan baterai dalam jangka panjang!
Faktanya, mencabut charger sebelum baterai mencapai 100 persen tidak hanya boleh dilakukan, tapi justru disarankan oleh sejumlah pakar teknologi. Mengapa demikian?
Tegangan Tinggi Bisa Memperpendek Umur Baterai
Saat baterai diisi dari 80 persen ke 100 persen, tegangan yang diterima baterai meningkat dan bisa memberikan tekanan tambahan. Kondisi ini dalam jangka waktu lama dapat membuat baterai lebih cepat menurun kemampuannya dalam menyimpan daya.
Baca Juga:ย Cari HP Murah Tapi Kuat? Ini 4 Pilihan Tahan Banting Mulai Rp1 Juta
Bahkan, beberapa produsen dan pakar menyarankan agar pengguna menjaga level pengisian baterai di kisaran 40 persen hingga 80 persen saja. Cara ini dianggap sebagai โzona amanโ yang mampu memperpanjang umur pakai baterai.
HP Modern Sudah Punya Sistem Pintar
Meski begitu, HP zaman sekarang umumnya sudah dibekali dengan sistem manajemen daya yang canggih. Sistem ini secara otomatis akan menghentikan pengisian saat baterai sudah penuh untuk mencegah kerusakan.
Namun, tetap saja, kebiasaan mengisi daya hingga penuh setiap kali dianggap kurang ideal. Sistem pintar tersebut memang membantu, tapi menjaga kebiasaan baik tetap lebih disarankan demi performa jangka panjang.


