Tak hanya direkrut, para guru tersebut juga akan mendapatkan pelatihan khusus dengan standar internasional.
Salah satunya adalah pembekalan berbasis Kurikulum International Baccalaureate (IB) yang dikenal luas di dunia pendidikan global.
“Ini salah satu riset kita. Riset yang kita pelajari dari kantor IB,” lanjutnya.
Baca Juga: Kuliner hingga Wisata Lokal, Mahasiswa Diajak Jadi Kreator Digital Andalan
Dengan bekal Kurikulum IB, guru-guru Indonesia nantinya tidak hanya kompeten untuk mengajar di dalam negeri, tetapi juga memiliki peluang untuk menjadi pelatih calon guru IB di negara-negara seperti Australia dan Eropa.
“Guru yang memiliki standar Kurikulum IB akan lebih mudah berinteraksi dengan guru-guru di seluruh dunia,” tambah Stella.***






