Gubernur Melki mengajak seluruh mahasiswa Unmaris untuk menguasai potensi alam dan budaya Sumba.
Menurutnya, Sumba memiliki sumber daya besar di bidang pertanian, peternakan, pariwisata, energi terbarukan, kelautan, dan perikanan yang perlu dikelola secara kreatif.
“Kampus harus menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah. Sumba punya sumber daya luar biasa. Kalau ini kita kelola dengan baik, anak muda Sumba tidak hanya jadi pencari kerja, tapi pencipta lapangan kerja,” ujarnya.
Baca Juga: Perdhaki dan Unmaris Sumba Bersatu, Warga Moto Dawu Dapat Edukasi Malaria dan Info Kuliah
Melki juga menyinggung potensi komoditas Pinang, yang menurutnya belum dimanfaatkan secara optimal.
“Kebutuhan Pinang di NTT mencapai Rp1 triliun per tahun dan sebagian besar kita beli dari luar daerah. Ini ironis, karena Pinang juga bagian dari budaya kita. Kampus bisa jadi motor untuk riset dan pengembangan produk lokal ini,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Melki bersama pihak kampus juga meluncurkan inovasi Pupuk Organik Cair Biofertilizer Stella Maris, hasil riset dari mahasiswa dan dosen Unmaris.
Baca Juga: Bangga dan Haru, Rektor Unmaris Sumba Puji Prestasi Mahasiswa di Lomba Nasional
