TENAERS – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, berencana berkantor di RSUD Reda Bolo selama sekitar satu hingga dua bulan untuk memantau langsung kualitas pelayanan kesehatan, ketersediaan obat-obatan, fasilitas rumah sakit, hingga kinerja tenaga kesehatan.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang masih perlu dibenahi sebelum operasional rumah sakit diperluas.
“Saya mau pelayanan ini berkualitas untuk masyarakat. Saya ingin melihat langsung dari poli ke poli, apa yang menjadi kendala, bagaimana ketersediaan obat, dan bagaimana pelayanan tenaga kesehatan kepada masyarakat,” kata Ratu Wulla.
Baca Juga: KMP Cakalang Kembali Beroperasi, Ini Jadwal Pelayaran 29–31 Mei 2026
Menurut dia, banyak informasi dan laporan yang beredar terkait pelayanan rumah sakit. Karena itu, pemerintah daerah perlu melihat langsung kondisi di lapangan agar dapat mengambil keputusan berdasarkan fakta yang ditemukan.
“Saya tidak mau hanya mendengar dari satu pihak. Saya ingin memastikan sendiri seperti apa kondisi yang ada di sini. Karena itu kemungkinan satu sampai dua bulan saya akan berkantor di rumah sakit ini,” ujarnya.
