TENAERS – Dunia Katolik kembali mencatat sejarah baru. Pada awal Mei 2025, Tahta Suci mengumumkan terpilihnya Paus Leo XIV sebagai penerus Paus Fransiskus.
Sosok ini tak asing bagi kalangan Gereja, namun membuat banyak orang terkejut karena latar belakangnya yang unik: seorang mantan misionaris Agustinian di Peru yang berasal dari Amerika Serikat.
Robert Francis Prevost, demikian nama aslinya, lahir di Chicago, Illinois pada 14 September 1955 dari pasangan berdarah Prancis, Italia, dan Spanyol. Ia merupakan Paus kedua dari Benua Amerika setelah Paus Fransiskus dari Argentina, namun yang pertama berasal dari Amerika Utara.
Karier Rohani Dimulai dari Matematika
Sebelum mendalami hidup religius, Prevost mengejar pendidikan di bidang Matematika dan Filsafat di Universitas Villanova, Pennsylvania. Ia kemudian masuk Ordo Santo Agustinus (OSA) dan mengucapkan kaul pertamanya pada 1978.
Baca Juga: Paus Fransiskus Wafat di Hari Paskah dalam Usia 88 Tahun
Setelah tahbisan imamat pada tahun 1982 di Roma, ia melanjutkan studi di bidang Hukum Kanon di Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas (Angelicum).
Pengabdian di Peru Selama Dua Dekade
Namun yang membuatnya sangat dikenal adalah pengabdiannya sebagai misionaris di Peru sejak 1985. Ia tak hanya melayani umat miskin di Trujillo, tetapi juga menjadi pengajar dan pemimpin berbagai komunitas Agustinian.
Ia menjabat sebagai prior komunitas, pembina para calon imam, profesor di seminari, hingga administrator paroki di wilayah-wilayah pinggiran yang penuh tantangan.






