TENAERS – Paus Fransiskus menyampaikan pesan penuh harapan dan belas kasih dalam Angelus Minggu ke-5 Masa Prapaskah yang dirilis oleh Kantor Pers Takhta Suci.
Dalam refleksinya, Bapa Suci menyoroti “jari Tuhan” yang menurut Injil digunakan Yesus untuk menulis di atas tanah ketika seorang perempuan berdosa dihadapkan pada-Nya.
“Dengan jari itu, Yesus menulis sebuah kisah baru bagi perempuan yang hendak dirajam batu. Bukan kisah hukuman, melainkan kisah pengampunan dan hidup baru,” ujar Paus seperti dikutip dari Vatican News, Minggu, 6 April 2025.
Baca Juga: Jejak Ilahi di Pulau Sumba, Uskup Weetebula Ungkap Tempat Bersejarah Awal Gereja Katolik
Paus Fransiskus mengaitkan simbol “jari Tuhan” ini dengan pengalaman pribadinya selama menjalani perawatan di rumah sakit dan masa pemulihan di Vatikan.
Ia mengatakan, dalam masa sulit tersebut, dirinya merasakan “belaian kasih Tuhan” yang lembut namun kuat.
“Selama hari-hari itu, saya merasakan jari Tuhan yang menyentuh hidup saya, menunjukkan kasih-Nya yang nyata dan menyemangati saya,” kata Paus.
Baca Juga: Umat Katolik Berduka, Uskup Mgr Petrus Turang Meninggal Dunia
Dalam momen yang juga bertepatan dengan Hari Yubelium Orang Sakit dan Tenaga Kesehatan, Paus Fransiskus mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi kerja para tenaga medis.
Ia menyoroti beban berat yang ditanggung dokter, perawat, dan seluruh petugas kesehatan, termasuk risiko kekerasan yang kadang mereka alami.
“Mereka menjalankan misi yang tidak mudah, dan karena itu harus didukung serta dihormati,” tegasnya.






