Baca Juga: Rahasia Misionaris Katolik: Mengapa Menceritakan Kisah Mereka Itu Penting?
Tak hanya menyoroti isu kesehatan, Paus juga kembali menyerukan doa dan upaya nyata untuk perdamaian dunia.
Ia menyebut penderitaan rakyat Ukraina, situasi genting di Gaza, serta konflik di Sudan, Sudan Selatan, Republik Demokratik Kongo, dan Myanmar.
“Di banyak tempat, manusia hidup tanpa tempat berlindung, tanpa air, tanpa makanan, dan tanpa keamanan. Dunia membutuhkan damai, bukan senjata,” katanya.
Baca Juga: Paus Fransiskus: Jangan Pernah Kehilangan Harapan, Meski Sulit Berubah
Paus Fransiskus juga menyampaikan penghormatan atas wafatnya dua biarawati di Haiti akibat kekerasan bersenjata, serta menyampaikan pesan khusus pada Hari Olahraga Sedunia untuk Perdamaian dan Pembangunan.
“Semoga olahraga menjadi tanda harapan bagi mereka yang mendambakan perdamaian dan inklusi sosial,” ujarnya.
Mengakhiri pesannya, Paus mengucapkan terima kasih kepada para narapidana di penjara wanita Rebibbia atas kartu ucapan yang ia terima.
Baca Juga: Zodiak Ini Dikenal Mudah Berselingkuh, Apakah Kamu Salah Satunya?
Ia menyebut, perhatian kecil tersebut menjadi tanda bahwa harapan dan kasih dapat tumbuh bahkan di tempat yang paling gelap sekalipun.***






