Paus Fransiskus: Tuhan Masuk Lewat Luka Kita, Bukan Setelah Kita Sembuh

  • Bagikan
Paus Fransiskus menyapa para peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk Misa
Paus Fransiskus menyapa para peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk Misa. (Tenaers/Vatican News)
WhatsApp Channel Banner

Ia juga mengenang pengalaman pribadinya menghadapi penyakit dan ketergantungan pada orang lain.

Baca Juga: Jejak Ilahi di Pulau Sumba, Uskup Weetebula Ungkap Tempat Bersejarah Awal Gereja Katolik

Paus menyebutnya bukan sebagai beban, melainkan pelajaran berharga tentang kepercayaan, rasa syukur, dan harapan.

“Janganlah kita melawan,” katanya. “Marilah kita membiarkan diri kita dicintai.”

Paus kemudian menyampaikan penghargaan kepada para tenaga kesehatan, yang disebutnya sebagai perpanjangan tangan kasih Tuhan di dunia.

Baca Juga: Rahasia Misionaris Katolik: Mengapa Menceritakan Kisah Mereka Itu Penting?

Ia mengajak mereka untuk melihat setiap pasien sebagai kesempatan memperbarui rasa kemanusiaan.

“Tempat tidur pasien bisa menjadi tempat suci,” ujar Paus, “di mana kasih sayang membakar ketidakpedulian, dan rasa syukur memelihara harapan.”

Menutup homilinya, Paus Fransiskus menyerukan kepada umat untuk tidak menyingkirkan penderitaan dari kehidupan, melainkan menjadikannya ruang perjumpaan dengan Tuhan dan sesama.***

  • Bagikan