Di depan Bank NTT di Kota Tambolaka menjadi contoh nyata dari tanda-tanda tersebut. Sistem drainase yang ada mulai kewalahan menampung limpahan air saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Genangan yang muncul hari ini mungkin belum membawa kerugian, tetapi menjadi peringatan dini atas potensi masalah yang lebih besar jika kerusakan lingkungan terus dibiarkan.
Ironisnya, semua ini terjadi di bumi yang sama-sama kita tinggali. Bumi ini rumah bersama, bukan milik satu kelompok atau generasi saja.
Baca Juga: Bukan di Drama, Tapi di Sumba! Potret Manis Ji Chang Wook yang Bikin Netizen Meleleh
Ketika satu bagian diabaikan, bagian lain akan merasakan dampaknya. Genangan air di kota hari ini bisa jadi cerminan dari hutan yang tak lagi terjaga di wilayah hulu.
Sudah saatnya pembangunan dan pelestarian berjalan beriringan. Menjaga hutan, memulihkan kawasan yang rusak, serta menumbuhkan kesadaran bersama menjadi langkah penting agar tanda-tanda alam ini tak berubah menjadi bencana di masa depan.
Jika rumah bersama ini terus diabaikan, genangan hari ini bisa menjadi banjir esok hari.***






