Keracunan Massal MBG di Sumba, Anak Anggota DPRD Jadi Korban, Bupati Tak Tahu Siapa Penyedianya

  • Bagikan
Keracunan Massal MBG di Sumba, Anak Anggota DPRD Jadi Korban, Bupati Tak Tahu Siapa Penyedianya
Keracunan Massal MBG di Sumba, Anak Anggota DPRD Jadi Korban, Bupati Tak Tahu Siapa Penyedianya. (Tenaers/Yanto Tena)
WhatsApp Channel Banner

TENAERS – Ratusan siswa di Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), dilarikan ke rumah sakit usai mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG), Rabu, 23 Juli 2025.

Insiden ini terjadi di tiga sekolah, yakni SMK Negeri 2 Tambolaka, SMA Negeri 1 Tambolaka, dan SMK Don Bosco Tambolaka.

Para siswa dilaporkan mengalami pusing, mual, muntah, gatal-gatal, bahkan beberapa di antaranya pingsan usai menyantap makanan MBG yang disajikan pagi hari.

Baca Juga: Trembesi Jaga Mata Air, 15 Petani di Sumba Barat Daya Manfaatkan Ribuan Bibit dari Provinsi

Menu makanan tersebut terdiri dari nasi, ikan tongkol, tempe, sayur, dan buah jeruk.

Anggota DPRD SBD, David Tamo Ama, turut angkat bicara. Ia mengaku syok karena salah satu korban keracunan adalah anak kandungnya yang bersekolah di SMK Don Bosco.

“Saya kaget dan juga rasa cemas karena salah satu korbannya anak saya. Secara pribadi saya menyayangkan hal ini,” ungkap David saat ditemui Tenaers.com di RS Karitas Weetebula.

Baca Juga: Indah Tapi Terabaikan! Destinasi Wisata Hits di Sumba Barat Daya Ini Belum Hasilkan Uang

Meski menyampaikan keprihatinan, David mengaku belum bisa memberikan pernyataan resmi atas nama DPRD karena menunggu penyelidikan pihak berwenang.

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, juga melakukan sidak ke RS Karitas untuk melihat langsung kondisi para siswa.

Ia mengatakan prihatin atas kejadian ini dan meminta agar pengawasan terhadap makanan lebih diperketat.

Baca Juga: Motor Imam Katolik di Sumba Dicuri, Ditemukan di Semak-Semak!

  • Bagikan