Sumba Timur di Papan Tengah NTT: Kemiskinan Turun, Tapi 1 dari 4 Warga Masih Hidup Sulit

  • Bagikan
Bukit Wairinding, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Google/Frédéric HAURY)
Bukit Wairinding, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Google/Frédéric HAURY)
WhatsApp Channel Banner

Di tingkat provinsi, Sumba Timur kini berada di papan tengah kabupaten dan kota dengan tingkat kemiskinan tertinggi di NTT.

Baca Juga: Tak Perlu Lagi Ribet! Dari Jakarta, Surabaya hingga Manado, Kini Terbang ke Sumba Makin Mudah

Kabupaten Sumba Tengah masih mencatat angka tertinggi dengan 29 persen, disusul Kabupaten Sabu Raijua 27 persen, Kabupaten Sumba Barat 26 persen, dan Kabupaten Sumba Barat Daya 25 persen.

Sumba Timur menyusul dengan 25,64 persen, beriringan dengan daerah-daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.

Di sisi lain, kontras tampak jelas ketika melihat Kota Kupang. Ibu kota provinsi itu mencatat persentase penduduk miskin hanya 7 persen, terendah di NTT.

Baca Juga: NTT Mart Diresmikan, UMKM Sumba Barat Dapat Pasar Baru, Ini Pesan Tegas Gubernur NTT

Perbedaan ini menegaskan jurang pembangunan antara wilayah perkotaan dan daerah kepulauan yang selama ini bergantung pada sektor pertanian, peternakan, dan sumber daya alam yang rentan terhadap iklim.

Data BPS ini tidak sekadar deretan angka. Ia menjadi pengingat bahwa penurunan kemiskinan belum selalu berarti berakhirnya kesulitan.

Di Sumba Timur, perbaikan memang terjadi, tetapi bagi satu dari empat warga, hidup masih tentang bertahan menunggu perubahan yang lebih nyata hadir di luar statistik.***

  • Bagikan