Tanah Diserobot dan Tanaman Warga Dirusak, Petani di Sumba Barat Daya Hanya Bisa Menangis

  • Bagikan
Tanah Diserobot dan Tanaman Warga Dirusak, Petani di Sumba Barat Daya Hanya Bisa Menangis. (Tenaers/Yanto Tena)
Tanah Diserobot dan Tanaman Warga Dirusak, Petani di Sumba Barat Daya Hanya Bisa Menangis. (Tenaers/Yanto Tena)
WhatsApp Channel Banner

Warga kecewa karena tanah warisan leluhur yang mereka garap puluhan tahun justru dikuasai pihak lain menjelang musim hujan.

Peristiwa ini juga terjadi menjelang musim panen pada Mei 2025. Alih-alih memanen hasil kerja keras, lahan mereka justru dibersihkan secara sepihak.

Lahan yang digarap warga berada di Desa Weekura, Kecamatan Wewewa Barat, dan berbatasan langsung dengan Desa Weri Lolo serta Desa Wee Baghe di Kecamatan Wewewa Selatan.

Baca Juga: Bangga dan Haru, Rektor Unmaris Sumba Puji Prestasi Mahasiswa di Lomba Nasional

Kepala Desa Weekura, Dominikus Lede Malo, mengaku sudah menyampaikan laporan resmi kepada pihak terkait.

“Kami sudah bersurat ke kecamatan, Kodim 1629/SBD, dan Polres SBD. Kami juga sudah temui Bupati SBD, Ibu Ratu Wulla” kata Dominikus.

Hingga kini, warga Eru Naga masih menunggu kepastian penyelesaian konflik tersebut. Mereka berharap pemerintah daerah dan aparat keamanan segera mengambil langkah tegas agar perusakan tanaman tidak kembali terulang.***

  • Bagikan