UI Kirim Tim Ekspedisi Patriot ke Papua Barat, Kembangkan Hilirisasi Pala dan UMKM Kawasan Transmigrasi

  • Bagikan
Tim Ekspedisi Patriot UI untuk Hilirisasi Produk (kiri-kanan): Salsabila Erlindita, S.Hum., Edelleit Rose, M.Hum., Bella Rose Simangunsong, S.Si., Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma, Maulana Rizqi, S.E., dan Yusril Ikhtiar M., S.Hub.Int.(Tenaers/Beny Diktus)
Tim Ekspedisi Patriot UI untuk Hilirisasi Produk (kiri-kanan): Salsabila Erlindita, S.Hum., Edelleit Rose, M.Hum., Bella Rose Simangunsong, S.Si., Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma, Maulana Rizqi, S.E., dan Yusril Ikhtiar M., S.Hub.Int.(Tenaers/Beny Diktus)
WhatsApp Channel Banner

 TENAERS – Universitas Indonesia (UI) kembali mengirimkan tim pengabdian masyarakat ke kawasan transmigrasi melalui program Tim Ekspedisi Patriot yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia.

Program tersebut difokuskan untuk mendorong hilirisasi komoditas pala sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Sebanyak 20 tim dari UI diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju berbagai lokasi penugasan pada Sabtu, 2 Agustus 2026.

Salah satu di antaranya adalah Tim 7 UI atau Tim 3 Kementerian Transmigrasi RI yang akan melaksanakan pengabdian selama empat bulan di kawasan transmigrasi Werianggi Werabur, Distrik Nikiwar, Kabupaten Teluk Wondama.

Tim tersebut dipimpin oleh Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma bersama Edelleit Rose, M.Hum., Salsabila Erlindita, S.Hum., Bella Rose Simangunsong, S.Si., Maulana Rizqi, S.E., dan Yusril Ikhtiar M., S.Hub.Int.

Perjalanan tim dimulai dari Jakarta menuju Manokwari, kemudian dilanjutkan ke Pelabuhan Windesi sebelum tiba di lokasi pengabdian di Werianggi Werabur.

Dalam penugasannya, tim mengangkat tema “Hilirisasi Produk Pala Zero Waste dan Digitalisasi UMKM Wondama Gold” sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

Program yang akan dijalankan meliputi penguatan produksi pala berbasis konsep zero-waste, digitalisasi UMKM Wondama Gold, Papua Creative Branding Initiative, Sekolah Pesisir Petani Pala Berkelanjutan, hingga penyelenggaraan Festival Pala Wondama.

Seluruh kegiatan tersebut dirancang melalui pendekatan kolaboratif pentahelix dengan melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan media guna menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot UI, Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma, mengatakan program tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk mengembangkan potensi masyarakat melalui inovasi yang berbasis kebutuhan daerah.

 “Kami ingin bersama masyarakat membangun nilai tambah komoditas lokal, memperkuat kapasitas UMKM, dan menghadirkan model pemberdayaan yang berkelanjutan sehingga Werianggi Werabur dapat berkembang sebagai kawasan transmigrasi yang mandiri dan berdaya saing,” katanya.

Melalui sinergi antara Universitas Indonesia, Kementerian Transmigrasi RI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program Ekspedisi Patriot diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi model pengembangan kawasan transmigrasi berbasis riset, inovasi sosial, dan potensi lokal di Indonesia.***

  • Bagikan
❤️ Suka artikelnya? Yuk traktir kopi