Viral Isu Bali, Forum Pemuda NTT Tegas Tolak Generalisasi dan Serukan Persatuan Bangsa

  • Bagikan
Ketua Umum Forum Pemuda NTT Yohanes Hiba Ndale
Ketua Umum Forum Pemuda NTT Yohanes Hiba Ndale (kiri). (Tenaers/Dok. Istimewa)
WhatsApp Channel Banner

“Menarik kesimpulan secara generalisasi dan mengaitkan satu peristiwa dengan identitas suku atau daerah adalah bentuk ketidakadilan sosial dan tidak sejalan dengan semangat persatuan dan kebhinekaan yang menjadi fondasi NKRI,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa pada umumnya masyarakat SBD adalah masyarakat yang mencintai perdamaian, menjunjung tinggi kebenaran dan martabat, serta mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga: Sumba Timur di Papan Tengah NTT: Kemiskinan Turun, Tapi 1 dari 4 Warga Masih Hidup Sulit

“Sejatinya masyarakat Sumba Barat Daya adalah masyarakat yang mencintai perdamaian, menjunjung tinggi kebenaran dan martabat, serta mengedepankan hidup rukun dan saling menghormati,” kata Yohanes.

Menurut dia, kehadiran masyarakat SBD di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Bali, pada dasarnya adalah untuk bekerja, belajar, dan berkarya serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan tempat mereka berada.

“Kehadiran masyarakat SBD di berbagai daerah adalah untuk bekerja, belajar, dan berkarya, serta memberi kontribusi positif bagi daerah tempat mereka berada,” ujarnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Angka! Di Balik Data Dapodik, Ada Operator yang Lelah, Lapar, dan Terluka

Yohanes juga menekankan bahwa setiap persoalan kebangsaan semestinya disikapi dengan kepala dingin, kejernihan hati, dan kebijaksanaan bersama, bukan dengan emosi, prasangka, maupun penghakiman berbasis identitas.

“Kami percaya setiap persoalan kebangsaan harus disikapi dengan kepala dingin, hati yang jernih, dan kebijaksanaan bersama, bukan dengan emosi dan prasangka,” katanya.

Ia berharap peristiwa yang tidak berkenan tersebut dapat menjadi pelajaran bersama untuk memperkuat kedewasaan sosial dan mempererat persaudaraan antarsesama anak bangsa.

Baca Juga: Batik Air Resmi Mendarat di Bandara Lede Kalumbang Tambolaka

Sebagai bentuk komitmen ke depan, Forum Pemuda NTT bersama PHDI Kabupaten SBD menyatakan akan terus mendorong pembinaan, edukasi, dan penanaman tanggung jawab sosial generasi muda agar di mana pun berada tetap menjunjung tinggi etika adat setempat, hukum yang berlaku, serta nilai-nilai kebangsaan.

“Kami percaya Indonesia tidak dibangun dengan prasangka, melainkan oleh persatuan. Tidak dijaga oleh kebencian, tetapi oleh keadilan dan kebijaksanaan. Mari kita rawat Indonesia sebagai rumah bersama dengan pikiran jernih, sikap adil, dan hati yang beradab,” kata Yohanes.***

  • Bagikan