Harga Motor Matic Murah Masih Stabil per Juni 2025, Ini Daftar Lengkapnya

  • Bagikan
New Honda Genio Faboulus Matte Green. (Tenaers/PT AHM)
New Honda Genio Faboulus Matte Green. (Tenaers/PT AHM)
WhatsApp Channel Banner

Suzuki Burgman Street 125EX kini dijual Rp 26,54 juta, naik sekitar Rp 100 ribuan dari harga sebelumnya.

Baca Juga: Motor Bekas Rp3 Jutaan, Tapi Performa Masih Gahar? Ini 5 Pilihan Terbaiknya!

Model lainnya seperti Nex II dan Address masih dijual dengan harga kompetitif di bawah Rp 22 juta.

Tak hanya tiga merek besar itu, produsen asal India TVS juga tetap mempertahankan harga jual sejumlah model matic.

TVS Dazz bahkan menjadi salah satu pilihan paling murah saat ini, hanya Rp 15,19 juta.

Sedangkan model Callisto dan Ntorq dibanderol mulai dari Rp 19 jutaan hingga Rp 22 jutaan.

Berikut rincian harga motor matic murah per Juni 2025:

Baca Juga: Cari Motor Harian yang Gak Ribet? Intip 3 Jagoan Motor Bebek Honda Ini!

Honda

  • Beat CBS: Rp 18.880.000
  • Beat Deluxe: Rp 19.751.000
  • Beat Street: Rp 19.751.000
  • Beat Deluxe Smart Key: Rp 20.281.000
  • Genio CBS: Rp 20.025.000
  • Genio CBS-ISS: Rp 20.645.000
  • Scoopy: Rp 22.876.000 – Rp 23.681.000
  • Vario 125: Rp 23.810.000 – Rp 25.465.000

Yamaha

  • Fazzio Hybrid: Rp 21.920.000
  • Fazzio Hybrid Neo: Rp 23.705.000
  • Fazzio Hybrid Lux: Rp 24.395.000
  • Grand Filano Hybrid Neo: Rp 27.965.000
  • Grand Filano Hybrid Lux: Rp 28.445.000
  • Gear Series: Rp 19.045.000 – Rp 21.500.000
  • Mio M3: Rp 18.305.000
  • Freego: Rp 22.315.000 – Rp 24.100.000

Baca Juga: Daftar Mobil Termahal di Indonesia, Nomor 5 Harganya Fantastis!

Suzuki

  • Burgman Street 125EX: Rp 26.543.500
  • Nex II: Rp 20.180.000 – Rp 21.350.000
  • Address Series: Rp 20.605.000 – Rp 21.815.000

TVS

  • Dazz: Rp 15.190.000
  • Callisto Series: Rp 19.700.000 – Rp 22.900.000
  • Ntorq Series: Rp 20.600.000 – Rp 20.700.000

Meski beberapa merek seperti Suzuki melakukan penyesuaian kecil, harga motor matic murah secara umum masih tergolong terjangkau.

Langkah menahan harga ini dinilai sebagai upaya menjaga daya beli konsumen di tengah tekanan ekonomi dan potensi kenaikan biaya produksi.***

  • Bagikan