TENAERS – Mungkin banyak yang penasaran, kenapa motor dengan desain khas ini disebut sebagai “motor bebek”?
Padahal, di negara lain kendaraan sejenis lebih dikenal dengan nama moped atau step-through.
Namun, di Indonesia, sebutan “motor bebek” begitu melekat dan masih digunakan hingga sekarang.
Sejarah Kemunculan Motor Bebek di Indonesia
Motor bebek pertama kali masuk ke Indonesia pada era 1960-an. Motor ini memiliki ciri khas berupa mesin kecil yang posisinya menggantung di bawah rangka utama.
Desain seperti ini membuat motor lebih praktis, mudah dikendarai, serta cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari transportasi harian hingga membawa barang.
Di luar negeri, model seperti ini lebih sering disebut step-through, merujuk pada desain rangka yang memudahkan pengendara naik dan turun tanpa harus mengayunkan kaki tinggi-tinggi.
Kok Bisa Disebut Motor Bebek?
Ada beberapa teori tentang asal-usul nama “motor bebek”. Salah satunya adalah dari bentuk desainnya.
Jika diperhatikan dari samping, bentuk bodi dan rangka motor bebek memiliki lekukan yang dianggap mirip dengan hewan bebek, terutama bagian depan yang menjorok ke depan seperti paruh.






