TENAERS – Toyota adalah pionir dalam teknologi hybrid di dunia. Pabrikan asal Jepang ini menjadi yang pertama memproduksi dan menjual mobil hybrid secara massal ketika meluncurkan Toyota Prius di Jepang pada 1997.
Namun, Indonesia harus menunggu hingga 2009 untuk bisa menikmati mobil ini secara resmi.
Toyota Prius generasi ketiga (XW30) menjadi produk hybrid pertama yang dipasarkan oleh PT Toyota-Astra Motor (TAM) di Tanah Air.
Prius, Pelopor Mobil Hybrid di Indonesia
Prius generasi ketiga resmi meluncur di Indonesia pada Juli 2009. Dengan kehadirannya, Toyota Prius menjadi mobil hybrid pertama yang dijual secara resmi oleh TAM, membuka jalan bagi teknologi elektrifikasi di pasar otomotif nasional. Bisa dibilang, Prius adalah “embahnya” mobil hybrid di Indonesia.
Mobil ini memiliki dimensi yang cukup kompak, dengan panjang 4.460 mm, lebar 1.745 mm, tinggi 1.480 mm, dan wheelbase 2.700 mm.
Ukuran ini memberikan keseimbangan antara aerodinamika yang efisien dan kenyamanan berkendara.
Performa dan Efisiensi, Lebih Bertenaga tapi Irit
Toyota Prius XW30 dibekali mesin baru 2ZR-FXE berkapasitas 1.796 cc yang mampu menghasilkan tenaga 98 dk.
Mesin ini dipadukan dengan motor listrik yang menghasilkan tenaga tambahan sebesar 80 dk.
Generasi sebelumnya, yakni Prius pertama (1997) dan kedua (2003), masih menggunakan mesin 1NZ-FXE berkapasitas 1.496 cc.






