TENAERS – Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menawarkan keindahan alam dan budaya yang unik.
Dalam waktu tiga hari dua malam, wisatawan bisa menikmati sejumlah destinasi ikonik mulai dari pantai berpasir putih hingga kampung adat megalitik.
Berikut rute perjalanan yang bisa dijadikan referensi liburan singkat namun berkesan seperti dirangkum dari berbagai sumber.
Baca Juga: Indah Tapi Terabaikan! Destinasi Wisata Hits di Sumba Barat Daya Ini Belum Hasilkan Uang
Hari Pertama: Sentuhan Awal di Pantai Mananga Aba

Setibanya di Bandara Lede Kalumbang, Tambolaka pada pagi hari, wisatawan dapat langsung menyewa kendaraan baik motor maupun mobil dengan sopir lokal untuk kemudahan dan pengalaman yang lebih autentik.
Setelah sarapan ringan, perjalanan bisa dilanjutkan menuju Pantai Mananga Aba atau yang dikenal juga sebagai Pantai Kita.
Pantai ini dikenal karena suasananya yang tenang, jauh dari keramaian. Suara debur ombak dan angin laut menjadi teman terbaik untuk menyambut hari pertama di Sumba.
Baca Juga: Jejak Ilahi di Pulau Sumba, Uskup Weetebula Ungkap Tempat Bersejarah Awal Gereja Katolik
Jika berkunjung pada sore hari, wisatawan disarankan menunggu momen matahari terbenam.
Langit yang perlahan berubah keemasan menciptakan siluet menawan rumah-rumah adat di kejauhan.
Tips: Tersedia sejumlah penginapan estetik dekat pantai, seperti Mario Hotel & Café, yang bisa menjadi titik awal ideal untuk menjelajahi kawasan ini.
Baca Juga: Jangan Remehkan Terong Pipit, Ternyata Bisa Sembuhkan Asam Urat dan Turunkan Kolesterol!
Hari Kedua: Menyusuri Alam dan Budaya Sumba
Pagi – Pantai Mandorak

Perjalanan hari kedua dimulai dari Pantai Mandorak, pantai mungil tersembunyi dengan dua tebing batu besar yang mengapit garis pantainya.
Air lautnya jernih, cocok untuk bersantai atau sekadar berfoto dengan latar alam yang dramatis.
Menjelang Siang – Danau Weekuri







