Trembesi Jaga Mata Air, 15 Petani di Sumba Barat Daya Manfaatkan Ribuan Bibit dari Provinsi

  • Bagikan
Sekretaris Kelompok Tani Pesona Lendongara, Markus Bawa Taka
Sekretaris Kelompok Tani Pesona Lendongara, Markus Bawa Taka. (Tenaers/Yanto Tena)
WhatsApp Channel Banner

TENAERS – Kelompok Tani Pesona Lendongara di Dusun II, Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), menerima bantuan sebanyak 10.000 bibit pohon dari Pemerintah Provinsi NTT.

Bantuan bibit tersebut merupakan bagian dari program pelestarian lingkungan dan ketahanan sumber daya air yang terus digalakkan di wilayah yang rawan kekeringan itu.

Bibit yang disalurkan terdiri dari 5.000 pohon jambu mete, 2.000 pohon jati lokal, 2.000 trembesi, dan 1.000 kelor. Seluruhnya ditanam di lahan milik 15 anggota kelompok tani seluas 22 hektare.

Baca Juga:Β Sumba Barat Bangun Koneksi Global! Wakil Bupati Sambut Konsulat Tiongkok, Bahas Kerja Sama Strategis

Salah satu fokus utama penanaman adalah pohon trembesi yang ditanam di sekitar mata air Wee Kapulot guna menjaga ketersediaan air bagi masyarakat setempat.

β€œLahan yang digunakan mencapai 22 hektare dan dikelola oleh 15 anggota kelompok. Semua bibit kami bagi dan tanam bersama. Puji Tuhan, sebagian besar hidup meskipun ada yang mati karena faktor cuaca,” ujar Sekretaris Kelompok Tani Pesona Lendongara, Markus Bawa Taka, saat ditemui, Senin, 21 Juli 2025.

Penanaman trembesi dinilai sebagai langkah strategis menjaga keberlanjutan air tanah di wilayah tersebut.

  • Bagikan