Baca Juga: Batik Air Resmi Mendarat di Bandara Lede Kalumbang Tambolaka
Dalam kesempatan tersebut, No Muda juga memberikan apresiasi dan motivasi kepada para petani agar lebih serius dan berani mengembangkan budidaya semangka secara berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa SPPG Langga Lero berkomitmen menyerap hasil pertanian lokal selama memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan.
“Kalau kualitas bahan bakunya bagus, tentu dari SPPG akan kita beli. Karena itu hari ini saya datang bersama Ahli Gizi untuk melihat langsung dan mencoba semangka ini,” tambahnya.
Setelah dilakukan pengecekan dan uji konsumsi, pihak SPPG menyatakan bahwa kualitas semangka yang ditanam di Desa Weekombak dinilai sangat baik dan layak untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai salah satu sumber pasokan buah bagi dapur MBG.
Sementara itu, Martinus Ama Kii menyambut baik kunjungan dari KA SPPG Langga Lero.
Ia mengaku selama ini masih ragu untuk mengembangkan usaha semangka secara serius karena belum adanya kepastian pasar.
Baca Juga: Sumba Timur di Papan Tengah NTT: Kemiskinan Turun, Tapi 1 dari 4 Warga Masih Hidup Sulit
“Dengan adanya kunjungan dari dapur MBG ini, saya semakin bersemangat dan berjanji akan lebih fokus serta memperluas lahan untuk menanam dan merawat semangka agar hasilnya lebih bagus lagi,” kata Martinus.
Ia berharap kerja sama dengan dapur MBG dapat membuka peluang pasar yang pasti dan berkelanjutan bagi petani lokal di Sumba Barat Daya.***






