TENAERS – BRI Branch Office (BO) Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, terus memperkuat perannya sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga Desember 2025, BRI BO Waikabubak telah menyalurkan KUR sebesar Rp115 miliar.
Branch Manager BRI BO Waikabubak, Pande Made Yogi Winata, mengungkapkan bahwa mayoritas penyaluran KUR tersebut didominasi oleh sektor produksi. Tercatat, KUR untuk sektor produksi mencapai Rp95 miliar atau sekitar 83 persen dari total penyaluran hingga akhir 2025.
Adapun sektor produksi yang dimaksud mencakup bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta industri jasa lainnya yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah Waikabubak.
Baca Juga: Tak Sekadar Cari Untung, Agen BRILink di Loura Ini Utamakan ‘Kasih’ untuk Bantu Warga
Menurut Pande, ketersediaan pembiayaan yang memadai serta akses permodalan yang semakin mudah melalui KUR memberikan peluang besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Hal ini juga berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru serta penguatan daya saing ekonomi daerah.
