“Kami berharap ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ratu Wulla mengajak masyarakat Desa Dikira untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sungai yang menjadi lokasi utama wisata arung jeram.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga sungai ini agar tetap lestari. Jika lingkungan terjaga dengan baik, maka akan semakin banyak pengunjung yang datang,” lanjutnya.
Baca Juga: ‘Lu Kenal Veronica Ko?’ Ini Lirik Lengkap Lagu Veronika Om Storm yang Ramai di TikTok!
Usai kegiatan arung jeram, penandatanganan MoU antara Pemkab SBD dan PT Sumba Dikira Rafting resmi dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi pengembangan potensi wisata alam lainnya di SBD, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi unggulan di NTT.***
