TENAERS – Rencana pembangunan dan pengoperasian MAU SUMBA sebagai akomodasi ekowisata di Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), memasuki tahap studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Rencana kegiatan tersebut diprakarsai oleh PT Sumba Eco Village dan berlokasi di kawasan Sumba Sunset Cliff, Desa Bila Cenge, Kecamatan Kodi Utara.
Berdasarkan pengumuman rencana studi AMDAL yang diterbitkan pada 15 Juni 2026, rencana pembangunan MAU SUMBA mencakup lahan seluas 0,5062 hektare dengan luas bangunan mencapai 578,42 meter persegi.
MAU SUMBA direncanakan sebagai akomodasi ekowisata beserta fasilitas penunjangnya.
Dalam pengumuman tersebut, PT Sumba Eco Village menyebut sejumlah dampak positif yang diharapkan muncul dari rencana kegiatan tersebut.

Salah satunya adalah terbukanya lapangan kerja dan peluang usaha baru bagi masyarakat Kecamatan Kodi Utara.
Baca Juga: Indah Tapi Terabaikan! Destinasi Wisata Hits di Sumba Barat Daya Ini Belum Hasilkan Uang
Penyerapan tenaga kerja lokal dari masyarakat Sumba juga disebut telah dimulai sejak tahap konstruksi.
