Ia memprediksi sektor usaha masyarakat akan ikut terdongkrak, mulai dari penyewaan kandang, pakan, hingga penginapan.
“Kalau peserta dari berbagai provinsi datang, ekonomi pasti bergerak. Harga kuda naik, rumput naik, penginapan penuh. Ini efek berantai yang sangat besar,” jelasnya.
Dalam targetnya, Umbu Rudi bahkan memasang ambisi tinggi untuk meraih 10 medali emas dari cabang pacuan kuda jika sudah dipertandingkan di PON.
Baca Juga: Tangis dan Gotong Royong di Gereja Katolik St Yoseph Saronsong: Plafon Roboh, Misa Pindah ke Aula
Ia menilai target tersebut realistis mengingat kekuatan dan tradisi berkuda masyarakat Sumba.
“PON kemarin NTT dapat tujuh emas dari beberapa cabang. Saya bilang, dari kuda saja kita bisa ambil 10 emas,” ujarnya optimistis.
Ia pun mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah, komunitas, maupun masyarakat, untuk bersama-sama mendukung perjuangan tersebut.
“Ini tanggung jawab bersama. Kalau kita serius, ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga kebanggaan dan masa depan ekonomi Sumba,” pungkasnya.***
