Proyek yang dikerjakan oleh CV Maghu Ate (Bumi Indah Group) sejak 11 Juli 2025 itu kini mencatat progres mencapai 76 persen per pertengahan Oktober.
Baca Juga: Komputer Diangkut Manual Lewat Jalan Berbatu Demi ANBK, Beginilah Perjuangan Sekolah di Sumba
Pekerjaan utama berupa lapisan hotmix sepanjang 2,8 kilometer hampir tuntas, sementara saluran batu dan mortar telah mencapai 75 persen. Pekerjaan rabat bahu jalan dijadwalkan dimulai pada awal November.
“Kalau cuaca mendukung, seluruh ruas akan mulus 100 persen sebelum Natal,” ujar Njurumana sebagaimana dilansir dari Waingapu.com, Rabu, 22 Oktober 2025.
Selain memperbaiki konektivitas antarwilayah, proyek ini juga membuka peluang kerja bagi warga lokal.
Baca Juga: Paus Fransiskus: Gereja Bukan Soal Mayoritas, Tapi Umat Allah yang Berjalan Bersama
Sejumlah tenaga kerja dari desa sekitar direkrut, sehingga manfaat ekonomi proyek ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Dengan rampungnya ruas Karipi–Janggamangu, tingkat kemantapan jalan kabupaten di Sumba Timur diproyeksikan meningkat signifikan. Dari 54 persen pada tahun 2024, menjadi 100 persen pada akhir 2025.
Transformasi Jalan Padanjara menjadi simbol nyata perubahan wajah selatan Sumba Timur yang dari debu dan lumpur menuju aspal hitam yang membawa harapan baru bagi masyarakatnya.***






