TENAERS – Keributan terjadi seusai pelaksanaan salat Jumat di Masjid Agung Al-Falah, Waitabula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 13 Maret 2026.
Peristiwa tersebut bahkan berujung laporan polisi karena diduga melibatkan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis samurai.
Insiden itu bermula ketika Ustad Astatan Abdulrahman memimpin khutbah Jumat di masjid tersebut. Saat khutbah berlangsung, tiba-tiba terdengar teriakan keras dari seorang jamaah bernama Yusuf yang meminta orang lain untuk diam.
Astatan mengatakan teriakan tersebut membuat suasana masjid sempat terganggu. Ia bahkan menghentikan khutbah sejenak karena para jamaah menoleh ke arah sumber suara.
“Di pertengahan khutbah itu ada yang berdiri dan berteriak ‘woe diam’ dengan suara keras. Saya sempat jeda khutbah karena jamaah juga melihat ke arahnya Yusuf,” kata Astatan, Sabtu, 14 Maret 2026.
Menurut Astatan, ia tetap melanjutkan khutbah hingga selesai karena merasa bertanggung jawab menuntaskan ibadah salat Jumat. Setelah salat selesai, beberapa jamaah mempertanyakan kejadian tersebut kepadanya.
Ia pun menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, berbicara saat khutbah berlangsung tidak dianjurkan.
Astatan bahkan mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa mengatakan “diamlah” kepada orang lain saat khutbah berlangsung dapat membuat pahala salat Jumat menjadi sia-sia.
Astatan mengaku kemudian berniat menanyakan langsung kepada Yusuf terkait teriakan tersebut.
Baca Juga: Bupati Sumba Tengah dan KUPP Waikelo Sepakat Kembangkan Pelabuhan Kapulit Mamboro
Menurutnya, teguran itu dilakukan karena ia menilai tindakan tersebut kurang tepat dilakukan di dalam masjid saat khutbah berlangsung.
Selain teriakan itu, Astatan juga menyebut Yusuf kembali bersuara dengan mengucapkan “amin” sebelum doa khutbah selesai dibacakan.
“Seharusnya ketika saya berdoa baru dia bilang amin. Tapi saat khutbah belum selesai dia sudah berteriak ‘amin-amin’,” ujarnya.
Baca Juga: Belum 24 Jam Menikmati Hasil Curian, Polisi di Sumba Barat Sudah Datang! Kuda Langsung Disita






