KPH SBD Bongkar Penjarahan Hutan Kepala UPT: Mereka Pakai HP, Keluar-masuk Malam Hari

  • Bagikan
Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sumba Barat Daya (SBD), Marthen Bulu. (Tenaers/Maksi Tena)
Kepala UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sumba Barat Daya (SBD), Marthen Bulu. (Tenaers/Maksi Tena)
WhatsApp Channel Banner

Baca Juga : Renovasi Gereja St. Kornelius Dapat Dukungan Rp200 Juta, Romo Christo Ngasi: Bukti Kebersamaan

“Sering kali kami sudah dapat laporan, tapi begitu sampai lokasi, pelakunya sudah kabur. Seolah-olah mereka tahu pergerakan kami. Bahkan, pelaku kini sudah memanfaatkan handphone untuk memantau patroli. Mereka bisa keluar-masuk malam hari tanpa terdeteksi,” katanya.

KPH juga menghadapi dilema soal pengelolaan kayu hasil sitaan. Sejumlah pihak sempat meminta kayu tersebut untuk kebutuhan sosial, tetapi Marthen mengaku terbentur regulasi pelelangan.

“Kalau kayu temuan tanpa pemilik, bisa digunakan untuk sosial. Tapi kalau hasil penyitaan ilegal logging, itu harus diproses hukum. Jadi tidak bisa langsung dibagikan,” jelasnya.

Baca Juga : Ternyata BRI Diam-Diam Bantu Renovasi Gereja Rp200 Juta di Pedalaman Sumba

Meski begitu, Marthen menegaskan pihaknya tidak tinggal diam.

“Yang bisa diproses hukum, akan kami ajukan. Kami tidak membiarkan hutan Sumba habis dijarah begitu saja,” tegasnya.***

  • Bagikan