Baca Juga: Indah Tapi Terabaikan! Destinasi Wisata Hits di Sumba Barat Daya Ini Belum Hasilkan Uang
Selain fungsi ekologis, tanaman lain seperti jambu mete dan kelor juga diharapkan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.
Upaya ini sudah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi NTT. Pada Desember 2024, petugas dari provinsi melakukan kunjungan lapangan guna memastikan bibit benar-benar ditanam sesuai dengan laporan. Hasil verifikasi menyatakan bahwa bibit telah tertanam dan tumbuh baik.
Markus menyampaikan bahwa dari bibit yang dirinya tanam selain anggota lain, sekitar 250 pohon jambu mete tumbuh dengan baik dan saat ini tingginya sudah mencapai lebih dari satu meter.
Baca Juga: Inilah Penampakan Saat Oknum Pejabat Dinas P dan K SBD Datangi Sekolah, Diberi Kain Adat dan Amplop
“Dua tahun lagi sudah bisa panen. Kami optimis bisa menikmati hasilnya. Bukan hanya jambu mete, pohon kelor, trembesi, dan jati lokal juga punya prospek,” katanya.
Meski ada beberapa bibit yang mati akibat cuaca ekstrem, Markus menegaskan jumlah pohon yang hidup jauh lebih banyak.***






