Jangan Cuma Nonton Gratis! DPRD SBD Dorong Tiket Masuk Pasola Demi Dongkrak Ekonomi

  • Bagikan
Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Tobias Dowa Lelu
WhatsApp Channel Banner

TENAERS — Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Tobias Dowa Lelu, mengusulkan agar pengelolaan arena Pasola, khususnya di wilayah Kodi, ditata lebih baik dan profesional, termasuk dengan penerapan tiket masuk bagi penonton.

Menurut Tobias, langkah tersebut bukan semata-mata soal pungutan, melainkan bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menata pelaksanaan wisata budaya agar lebih tertib dan bernilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Kalau setiap orang yang masuk menonton atraksi Pasola membayar atau membeli tiket masuk, pasti akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi setempat dan PAD,” ujar Tobias kepada Tenaers.com, Selasa, 3 Februari 2026.

Baca Juga: Jalan Rusak Bertahun-tahun di Sumba Barat Daya, DPRD Akui Sudah Tahu tapi Terbentur Anggaran

Ia menilai, selama ini Pasola sebagai salah satu atraksi budaya terbesar di Sumba belum dikelola secara maksimal dari sisi ekonomi.

Padahal, perhelatan Pasola digelar lebih dari tiga kali dalam setahun di sejumlah lokasi dan selalu menarik perhatian wisatawan.

Tobias yang juga Ketua DPC PKB SBD itu menyarankan agar lapangan Pasola ditata menyerupai tribun stadion sepak bola.

Baca Juga: Resmi ASN! Tapi Hati-Hati, PPPK Bisa Langsung Dipecat Jika Lakukan 5 Kesalahan Fatal Ini

Penataan tersebut, kata dia, penting untuk kenyamanan dan keamanan penonton, sekaligus membuka peluang pengelolaan tiket secara resmi.

Selain tiket masuk, ia juga melihat potensi ekonomi lain di dalam arena Pasola.

Misalnya, penyediaan kuda untuk wisatawan yang ingin berfoto atau merasakan pengalaman lebih dekat dengan budaya lokal.

Baca Juga: Sumba Tengah Punya NTT Mart, Ribuan ASN Wajib Belanja Produk Lokal

“Selain saat Pasola, ketika nanti ke depan ada wisatawan yang masuk di dalam lapangan, ada yang jaga dan siapkan kuda. Kalau ada yang foto bisa bayar dan itu bagian dari pendapatan,” katanya.

Menurut Tobias, aset budaya dan pariwisata yang dimiliki SBD harus dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah.

Terima kasih 🙏 Anda akan diarahkan ke DANA
  • Bagikan