TENAERS – Di tengah penyusutan anggaran Dana Desa, Kepala Desa Magho Linyo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), Mateus Muda Kondo justru mengambil langkah tak biasa.
Ia menghibahkan tanah pribadinya seluas 1.575 meter persegi untuk pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Lahan tersebut memiliki ukuran 45 x 35 meter dan diserahkan secara sukarela demi mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui koperasi.
Mateus mengatakan, keputusan itu bukan diambil secara tiba-tiba.
Baca Juga: Larangan Seolah Tak Berlaku! Pasir Laut Dipakai untuk Bangunan Koperasi Program Nasional di SBD
Ia mengaku hanya melanjutkan jejak kedua orangtuanya yang pada masa lalu juga menghibahkan tanah untuk kepentingan umum, seperti pembangunan sekolah, gereja, dan kantor desa.
“Secara pribadi saya hibahkan tanah ini. Saya masih ikut jejak orangtua dulu yang hibahkan tanah untuk sekolah, gereja, dan kantor desa. Kami sebagai anak-anak juga rela ikut jejak orangtua yang mau membangun,” ujarnya, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurut dia, pengorbanan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan investasi sosial bagi generasi mendatang di Desa Magho Linyo.
“Ini untuk anak cucu dan kader-kader muda nanti. Kalau kami saat ini tidak merasakan manfaat besar, kan ada generasi muda Desa Magho Linyo yang akan melanjutkan dan mendapatkan keuntungan,” katanya.
Baca Juga: Sumba Tengah Punya NTT Mart, Ribuan ASN Wajib Belanja Produk Lokal
Ia juga menegaskan tidak ada penyesalan atas keputusan tersebut.






