TENAERS – Di tengah hamparan savana Pulau Sumba, sebuah struktur bambu setinggi sekitar 10 meter berdiri kokoh di lingkungan BLK Don Bosco Sumba.
Bukan sekadar bangunan praktik biasa, konstruksi tersebut merupakan Menara Internet Bambu yang kini menjadi simbol inovasi dan akses digital di wilayah pinggiran.
Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco beralamat di Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga: Korban Tewas Dikeroyok, Kapolres Sumba Barat Pastikan Kasus Diproses Hingga Tuntas
Lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi (TVET) ini dikenal aktif membekali kaum muda dengan keterampilan kerja berbasis kebutuhan industri.
Menara Internet Bambu tersebut dibangun sebagai bagian dari praktik pelatihan peserta didik.
Para siswa terlibat langsung dalam proses perancangan hingga pembangunan struktur, memanfaatkan bahan alami yang mudah diperoleh di Sumba.
Baca Juga: Ratusan Liter Miras Ilegal Diamankan Polisi di Jalur Sumba Tengah–Sumba Timur
Pimpinan BLK Don Bosco, Br Ephrem Santos, mengatakan penggunaan bambu menjadi solusi efektif sekaligus efisien dari sisi biaya.
Selain ramah lingkungan, material lokal dinilai mampu menekan pengeluaran pembangunan infrastruktur telekomunikasi skala kecil.






