Struktur bambu itu merupakan yang kelima dari jenisnya di Indonesia. Kehadirannya juga sempat mendapat perhatian dalam kunjungan resmi Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, pada Februari 2024 lalu.
Baca Juga: Sumba Tengah Punya NTT Mart, Ribuan ASN Wajib Belanja Produk Lokal
Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia–Inggris yang menitikberatkan pada dukungan transisi energi berkeadilan, pengembangan sumber daya manusia, dan pengurangan kesenjangan digital.
BLK Don Bosco sendiri merupakan anggota nirlaba dari British Chamber serta mitra program MENTARI dan Common Room yang didukung oleh Kedutaan Besar Inggris di Jakarta.
Melalui prinsip inklusivitas, lembaga ini menyediakan pelatihan keterampilan dan penempatan kerja bagi pemuda di Pulau Sumba.
Baca Juga: Bukan Sekadar Toko, NTT Mart Jadi Pusat Transaksi UMKM SBD, ASN Wajib Belanja Produk Lokal
Bagi masyarakat sekitar, keberadaan Menara Internet Bambu bukan sekadar simbol kerja sama internasional.
Ia menjadi bukti bahwa inovasi dapat tumbuh dari bahan sederhana dan tangan-tangan terampil anak muda daerah.
Dari bambu yang selama ini identik dengan rumah adat dan pagar kebun, kini berdiri akses digital yang membuka peluang baru.
Di Desa Weepangali, bambu tak lagi hanya bagian dari tradisi, tetapi juga jembatan menuju konektivitas dan masa depan yang lebih terbuka.***






