TENAERS – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan Program Laut untuk Sejahtera (LAUTRA) harus berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi masyarakat pesisir.
Penegasan itu disampaikan saat Focus Group Discussion (FGD) Penajaman Perencanaan Pembangunan Kampung LAUTRA di Aula Bupati SBD, Selasa, 21 April 2026.
“Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan optimal dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Ratu Wulla.
Baca Juga: SPPG Wee Rena Resmi Dibuka, Program MBG Jadi Langkah Strategis Tekan Stunting di SBD
Dalam kesempatan tersebut, Pemda SBD juga mengucurkan bantuan sebesar Rp1.381.458.000 kepada lima Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk mendorong ekonomi masyarakat pesisir.
Kelima Bumdes penerima bantuan yakni Bumdes Mera Bohe (Desa Maliti Bondo), Bumdes Pero Indah (Desa Pero), Bumdes Uma Kalada Loura (Desa Karuni), Bumdes Bahari Kultura (Desa Rada Mata), dan Bumdes Beina Moripa (Desa Lete Monda).
Dana tersebut akan digunakan untuk pengadaan sarana bahari, penguatan usaha ekonomi produktif, serta pemberdayaan masyarakat desa.
Baca Juga: Oknum Guru di Sumba Barat Daya Diduga Jadi Penimbun BBM, Modus Isi Motor Lalu Disedot ke Jerigen
Bupati menegaskan, seluruh bantuan harus digunakan secara tepat dan diawasi ketat agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya minta dana ini dimanfaatkan dengan baik. Ini harus berdampak langsung bagi kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir,” ujarnya.






