Dari Panen Melimpah ke Tanam Lagi: Strategi Petani Sumba Barat Daya Hadapi Harga Jagung Rp4.800 per Kilogram

  • Bagikan
Dari Panen Melimpah ke Tanam Lagi: Strategi Petani Sumba Barat Daya Hadapi Harga Jagung Rp4.800 per Kilogram
Sejumlah petani di Handa Bata, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), saat istrahaat sejenak minum kopi. (Tenaers/Yanto Tena)
WhatsApp Channel Banner

TENAERS – Sejumlah petani di Handa Bata, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali turun ke lahan untuk melakukan penanaman jagung kedua usai panen dalam jumlah besar beberapa waktu lalu. Langkah ini diambil di tengah harga jagung yang masih fluktuatif di tingkat petani.

Aktivitas penanaman terlihat berlangsung sejak awal Maret 2026. Lahan yang sebelumnya telah dipanen kembali diolah untuk mengejar musim tanam berikutnya. Para petani memanfaatkan waktu yang tersisa dengan harapan hasil panen selanjutnya bisa memberikan nilai jual yang lebih baik.

Salah satu petani, Rofinus Ra Woyo, mengungkapkan bahwa mereka kini bekerja lebih intensif untuk memperluas area tanam.

Baca Juga: NTT Mart Resmi Diluncurkan! Gubernur Melki: Sekolah Wajib Punya Produk Unggulan Sendiri

“Ini hari satu hektar, besok pindah kebun lagi. Tidak itu saja, kami saat ini gencar tanam jagung kedua,” ujar Rofinus, Minggu, 5 Maret 2026.

Menurutnya, strategi tersebut menjadi pilihan realistis di tengah kondisi harga yang belum stabil. Sebelumnya, para petani di wilayah tersebut sempat menikmati hasil panen jagung dalam jumlah besar, bahkan mencapai berton-ton. Namun, harga jual di tingkat lokal masih berada di kisaran Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram.

“Kami sudah panen banyak, tapi harga di sini masih rendah. Ada yang beli Rp4.800, Rp5.000 sampai Rp5.100 per kilogram,” katanya.

Baca Juga: Miris! Nelayan di Kodi Utara Terpaksa Gunakan Tangga Darurat Kayu Demi Bisa Melaut

Terima kasih 🙏 Anda akan diarahkan ke DANA
  • Bagikan