Dikira Orang Mabuk, Warga Kaget Temukan Dua Remaja Tewas di Badan Jalan Wano Roto

  • Bagikan
Aparat Polres SBD saat melakukan olah TPK di jalan Wano Roto, Desa Redapada, Kecamatan Wewewa Barat
Aparat Polres SBD saat melakukan olah TPK di jalan Wano Roto, Desa Redapada, Kecamatan Wewewa Barat. (Tenaers/Yanto Tena)
WhatsApp Channel Banner

TENAERS – Seorang warga yang melintas di ruas Jalan Wano Roto, Desa Redapada, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, 1 Agustus 2025 malam, dibuat kaget setelah mendapati dua remaja terkapar di tengah jalan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WITA itu menewaskan dua warga Desa Persiapan Ole Milla, yang ternyata merupakan kakak beradik.

Satu korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan satu lainnya menghembuskan napas terakhir di Puskesmas Waimangura.

Baca Juga: Hanya Dalam 4 Bulan! Polres SBD Ungkap 6 Kasus Pembunuhan, 13 Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Matius Tena Bolo (42), warga yang pertama kali tiba di lokasi, mengaku awalnya mengira seseorang yang ia lihat dari kejauhan hanyalah orang mabuk yang tidur di jalan.

“Saya dari arah Weekombak, karena malam jadi bawa motor pelan-pelan. Dari jauh saya pikir orang mabuk tidur di jalan, tapi pas dekat ternyata dua remaja terkapar,” kata Matius, Sabtu, 9 Agustus 2025.

Saat itu, ia melihat seorang perempuan dan seorang laki-laki berada di sekitar korban. Namun, keduanya bersama sepeda motor mereka sudah tidak terlihat tak lama setelah Matius tiba.

Baca Juga: Ibu Claudia Menang Mobil! Yuk Intip Momen Panen Hadiah Simpedes BRI Waikabubak

“Yang ibu pegang tas. Tidak lama kemudian mereka sudah tidak ada,” ujarnya.

Matius langsung menghubungi pihak Polsek Wewewa Barat. Beberapa menit kemudian, sejumlah kendaraan mulai melintas dan situasi jalan kembali ramai.

Namun, nyawa salah satu korban sudah tidak tertolong di tempat, sementara korban lainnya sempat dirujuk ke puskesmas namun meninggal dunia.

Baca Juga: Komputer Diangkut Manual Lewat Jalan Berbatu Demi ANBK, Beginilah Perjuangan Sekolah di Sumba

Petugas kepolisian yang menerima laporan pun bergerak cepat menuju lokasi, melakukan olah TKP, dan mengevakuasi korban sesuai prosedur standar operasional (SOP) yang berlaku.

  • Bagikan