TENAERS – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus melakukan berbagai kegiatan persiapan meski tahapan Pemilu 2029 belum dimulai.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Pdt. Papi B. Ndjurumana, mengatakan masa non-tahapan dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus meningkatkan pendidikan kepemiluan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Papi saat menerima kunjungan awak media di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Kamis, 3 September 2026.
“Memang kami sekarang berada dalam non-tahapan. Artinya belum ada tahapan dalam pelaksanaan Pemilu maupun Pemilihan,” kata Papi.
Baca Juga: NTT Mart Resmi Diluncurkan! Gubernur Melki: Sekolah Wajib Punya Produk Unggulan Sendiri
Menurutnya, penguatan kapasitas dilakukan melalui rapat daring yang diselenggarakan di tingkat nasional maupun provinsi.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Bawaslu membedah sejumlah regulasi serta mengevaluasi pelaksanaan pengawasan pada tahapan Pemilu dan Pemilihan sebelumnya.
“Ini sebagai satu persiapan untuk menyongsong pelaksanaan Pemilu di tahun 2029,” ujarnya.
Selain memperkuat kapasitas internal, Bawaslu Sumba Barat juga menggencarkan pendidikan pemilih melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Baca Juga: Sumba Tengah Punya NTT Mart, Ribuan ASN Wajib Belanja Produk Lokal
Salah satunya melalui memorandum of understanding (MoU) dengan sejumlah sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).
Melalui program tersebut, Bawaslu hadir di sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi kepada para pemilih pemula.
Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan Pemilu, tetapi juga menyangkut persoalan hoaks, netralitas ASN dan guru, serta politik suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
“Ini dalam rangka untuk menyasar pemilih pemula utamanya,” jelas Papi.
